Air Yang Mengandung Zat Besi

Air Yang Mengandung Zat Besi – Apakah Anda pernah memperhatikan air yang Anda gunakan? pada beberapa tempat, air yang digunakan memiliki kadar besi (Fe) yang cukup tinggi sehingga cukup meragukan untuk dikonsumsi.

Air Yang Mengandung Zat Besi

Penyebab tingginya kandungan besi dalam air ini disebabkan karena air tanah bor yang kedalaman pengeborannya sekitar 20 meter atau lebih, namun ada beberapa daerah yang kurang dari 20 meter. Pada saat pengeboran biasanya air di kedalaman yang rendah air baru sedikit keluar dan biasanya keruh yang akhirnya mau tidak mau harus mengebor lebih dalam. Biasanya air yang mengandung besi tinggi ini bersih dan sangat jernih ketika mengucur dari pompa.

Air yang mengandung besi tinggi biasanya memiliki ciri airnya jernih sesaat ketika ditampung dan akan berubah warna menjadi kuning setelah beberapa saat, biasanya berbau besi atau bau tanah dan airnya sedikit licin. Untuk mengetahui angka pasti kandungan besi di dalam air ini Anda dapat mengukurnya menggunakan alat uji kualitas air atau water test kit, cara ini lebih mudah dari pada harus membawanya ke laboratorium.

Zat besi (Fe) adalah salah satu elemen yang dapat ditemukan hampir di setiap lapisan kerak bumi, lapisan geologis dan semua badan air yang umumnya zat besi yang ada di dalam air dapat bersifat terlarut. Air pada sumur bor dapat mengandung unsur besi antara 5 – 7 mg/L, sedangkan standar kandungan zat besi air bersih berdasarkan Permenkes RI : No. 416/Menkes/Per/IX/1990 maksimal adalah 1,0 mg/L.

Struktur tanah akan sangat berpengaruh pada kandungan besi yang ada di dalam air, selain besi (Fe) ada juga beberapa masalah lain yang mempengaruhi kualitas air yaitu :

  1. Kandungan kadar logam tinggi (seperti besi “Fe”, mangan “Mg”, Seng “Zn” dan beberapa logam lainya yang terlarut dalam air tanah, air ini juga memiliki ciri yang sama seperti di atas
  2. Mengandung minyak, air yang mengandung minyak biasanya licin jika dipakai untuk mandi atau cuci tangan, tak jarang pula akan timbul lapisan minyak diatasnya
  3. Mengandung cacing dan lumpur, air tanah ini umumnya mengandung lumpur atau tanah saat keluar dari mesin pendorong dan jika dilihat dengan seksama akan ada cacing caring kecil merah di dalamnya dan berbau mikrobia
  4. Mengandung zat kapur yang membuatnya berwarna sedikit putih atau bening tetapi di dalamnya akan terdapat kabut kapur jika dimasukan kedalam bak penampungan
  5. Air payau, air ini biasanya terdapat di daerah dekat pantai yang mempunyai rasa sedikit asin
    Kadar TDS (padatan terlarut) tinggi

Adanya zat zat tersebut akan menimbulkan kerugian seperti halnya :

  • Air berlogam berbahaya bagi organ ginjal bila dikonsumsi dan menimbulkan karat pada kendaraan apabila digunakan untuk mencucinya, selain itu pakaian yang dicuci menggunakan air ini juga akan menimbulkan bercak kuning
  • Air berminyak sangat tidak nyaman untuk kebutuhan sehari hari
  • Air mengandung mikrobia menyebabkan penyakit bila terkonsumsi
  • Mengandung zat kapur akan menimbulkan bercak bercak putih jika digunakan untuk kebutuhan sehari hari dan berbahaya jika dikonsumsi
  • Air payau menimbulkan karat dan tidak bisa dikonsumsi

Tags: