Meminimalisir Getaran Pada Turbin

Meminimalisir Getaran Pada Turbin – Perawatan mesin adalah hal penting yang harus rutin dilakukan dengan tujuan agar performa mesin tetap terkendali, proses perawatan ini sering disebut juga dengan maintenance. Perawatan pada turbin bertujuan guna menguji tingkat vibrasi pada turbin, pemantauan dan perawatan serta pengujian lainnya dilaksanakan untukmengawal kesinambungan mesin. Dengan begitu baik performa mesin maupun komponen pendukung lainnya akan terjaga.

Meminimalisir Getaran Pada Turbin

Pada umumnya turbin dilakukan perawatan secara periodik yang disesuaikan dengan jam operasinya untuk dilakukan perawatan. Setelah turbin yang bersangkutan menjalani jangka waktu operasi tertentu harus dilakukan perbaikan bahkan sampai adanya pergantian pada komponen – komponen turbin. Selain itu dengan melakukan maintenance juga dapat meningkatkan kehandalan dan keamanan mesin.

Time based maintenance akan ditunjang oleh condition base maintenance (berdasarkan pemeliharaan kondisi) atau condition monitoring dengan cara memonitor kondisi turbin secara terus menerus dan melakukan pengamatan. Pengamatan turbin ini bisa juga menggunakan alat ukur getaran vibration meter untuk meneliti dan memantau getaran yang dihasilkan. Serta perbaikan apabila semua itu dibutuhkan.

Jenis pemeliharaan periodik yang diberlakukan pada turbin yang khususnya pada turbin uap dibagi menjadi 3 jenis yaitu :

  • Simple Inspection (SI)
    Periodik check Vibrasi Turbin (Turbine Vibration) dilakukan setiap satu tahun operasi (±8000 jam operasi)
  • Mean Inspection (ME)
    Periodik check Vibrasi Turbin (Turbine Vibration) dilakukan setiap dua tahun operasi (±16000 jam operasi)
  • Serious Inspection (SE)
    Periodik check Vibrasi Turbin (Turbine Vibration) atau overhoul dilakukan setiap empat tahun operasi (±32000 jam operasi)

Beberapa kegiatan yang dilakukan saat keadaan maintenance sebagai berikut:

  1. Pemantauan disertai pemulihan blade turbine dari korosi, retak, erosi dsb
  2. Pemantauan serta pemulihan suhu tekanan pada turbin
  3. Pemantauan serta pemulihan pada nozzle (evaluasi data)
  4. Pemantauan serta pemulihan minyak pelumas serta bantalan (bearing)
  5. Pemantauan serta pemulihan rotor dan komponen – komponennya

Kegiatan – pekerjaan maintenance tersebut ialah kegiatan yang mestisering dilaksanakan guna meminimalisir kehancuran pada turbin yang bermanfaat sebagai turbin uap penghasil energi listrik, turbin air penghasil energi listrik, turbin angin penghasil energi listrik sampai turbin gas dan tidak sedikit lagi. turbin penghasil energi ini dapat dibagi berdasarkan bermacam energi dengan menimbulkan proses gerak.

Masing – masing turbin memiliki kapasitas kendali yang sesuai dengan ukuran serta teknologi yang digunakan. Pada dasarnya, kekuatan sebuah turbin didasarkan dari ukuran serta teknologi yang digunakan, namun dibalik itu semua, maintenance juga harus rutin dilakukan. Karenanya maintenance menjadi sesuatu yang harus diprioritaskan untuk kebaikan dan kelancaran industri.

Tags: