Menghitung Usia Kehamilan

Posted on

Menghitung Usia Kehamilan – Saat hamil, Anda tidak hanya disarankan untuk mengkonsumsi asupan yang kaya akan nutrisi tetapi juga disarankan agar rutin menghitung usia kehamilan. Hal ini cukup penting dilakukan bukan hanya untuk mengetahui sudah berapa lama usia janin Anda, melainkan untuk mempersiapkan segala sesuatu yang dibutuhkan saat kehamilan.

Menghitung Usia Kehamilan

Beberapa alasan mengapa begitu penting menghitung usia kehamilan, seperti:

1. Tahu Usia Janin
Ketika Anda mengetahui usia kehamilan, Anda akan mengetahui lama usia janin yang ada di dalam kandungan Anda. Dengan begitu, Anda akan memperhatikan asupan apa yang paling tepat sesuai dengan usia kehamilan.
Hal ini penting untuk diketahui, karena tidak semua makanan boleh dikonsumsi pada usia kehamilan tertentu. Ada beberapa makanan yang tidak boleh dikonsumsi pada saat usia kehamilan muda dan ada beberapa makanan yang tidak boleh dikonsumsi pada saat kehamilan tua. Untuk itu, Anda juga harus mengedukasi diri tentang gizi yang baik sesuai dengan usia kehamilan.

2. Paham Pantangan saat Hamil
Selanjutnya, untuk mengetahui apa saja aktivitas yang sudah bisa bebas dilakukan. Sebab, pada trimester pertama kehamilan, Anda harus menghindari beberapa aktivitas yang memungkinkan terjadinya goncangan pada kandungan. Pada trimester pertama, kondisi janin masih sangat ringkih, karenanya penting bagi Anda mengetahui usia kehamilan.

3. Mengetahui Perkembangan Janin
Lalu, tujuan selanjutnya agar mengetahui sejak dini apabila ada perkembangan janin yang tidak normal. Perkembangan janin berbeda-beda pada tiap trimesternya. Misalnya, pada trimester kedua, janin sudah bisa dirasakan melakukan pergerakan. Karenanya, bila Anda belum merasakan adanya pergerakan pada usia kehamilan trimester kedua, Anda patut curiga dan mengkonsultasikannya ke dokter kandungan Anda.

4. Mengetahui Hari Perkiraan Lahir (HPL)
Dengan mengetahui hari perkiraan kelahiran, Anda dapat mempersiapkan segala hal untuk untuk menyambut kedatangan sang buah hati. Mulai dari menyiapkan cuti melahirkan untuk Anda yang sehari-harinya disibukkan dengan bekerja, menyiapkan dana, mempersiapkan pakaian bayi, hingga perlengkapan bayi.

Cara Menghitung Usia Kehamilan

Banyak metode yang bisa dilakukan untuk menghitung usia kehamilan. Misalnya, pada saat pemeriksaan USG yang memiliki akurasi tinggi mencapai 90%. USG atau Ultrasonography memang metode yang paling umum yang digunakan dan paling diketahui banyak orang. Prinsip dasar alat ini adalah mengandalkan gelombang suara dengan frekuensi tinggi dan tidak dapat didengar langsung dengan telinga manusia.

Selain USG, menghitung usia kehamilan juga bisa dilakukan dengan metode fundus uteri atau penghitungan puncak tinggi rahim. Sama seperti pemeriksaan usia kehamilan metode USG, metode fundus uteri juga hanya dapat dilakukan oleh tenaga ahli yang kompeten mengenai kandungan, seperti bidang atau dokter kandungan. Metode ini menggunakan penghitungan khusus dnegan menukur puncak tertinggi dari rahim (tinggi fundus uteri) yang tidak bisa dilakukan secara individu.

Cara lainnya adalah dengan menggunakan kalkulator online hingga menggunakan rumus Neagle yang dihitung berdasarkan Hari Pertama Haid Terakhir (HPHT). Beragam metode yang digunakan ini memang tidak bisa memberikan hasil yang sangat akurat. Hasil perhitungan ini hanya bersifat perkiraan saja. Namun, setidaknya Anda bisa melakukan langkah persiapan menuju kelahiran jika mengetahui usia kehamilan.

Dari sekian banyaknya metode yang bisa digunakan untuk mengetahui usia kehamilan, Anda bisa memilih sendiri metode apa yang akan digunakan untuk menghitung usia kehamilan. Tentu saja, sesibuk apapun Anda dalam keseharian, selalu usahakan untuk tetap rutin berkonsultasi dengan dokter kandungan atau bidan ahli agar Anda selalu mendapatkan informasi mengenai kondisi janin di dalam kandungan Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *